You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

RSS
Tampilkan postingan dengan label B.Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label B.Indonesia. Tampilkan semua postingan
Post Icon

POSTER DAN SLOGAN

 POSTER
      Poster merupakan plakat , tempelan, atau pengumuman tertulis yang disampaikan kepada masyarakat dengan cara di tempelkan di tempat – tempat umum. Isi Poster dapat berupa penawaran barang, pengumuman tentang suatu hal, hiburan, atau informasi tentang program pemerintah. Bahasa poster hendaklah singkat, padat, dan komunikatif, serta memotivasi pembaca. Umumnya poster memiliki tujuan komersial untuk mengiklankan suatu barang atau pengumuman suatu event. Namun kadang-kadang berguna sebagai pengumuman yang mendidik masyarakat, alat propaganda, atau murni sebagai hasil karya seni.
 SLOGAN

            Slogan adalah perkataan atau kalimat pendek yang menarik atau mencolok dan mudah diingat untuk memberitahukan sesuatu.Kalimat-kalimat slogan haruslah kreatif dan juga tidak ketinggalan zaman. Maka dengan itu, masyarakat publik akan semakin mudah mengingat dan juga slogan tersebut akan dikenal. Penggunaan slogan yang berhasil terlihat dari seberapa jauh masyarakat mengenal slogan tersebut. Bila slogan itu berhasil, maka hanya dengan mendengar slogannya, orang-orang akan mengetahui apa jenis produk yang memakai slogan tersebut. 

Contoh Poster dan Slogan

Contoh Poster :
  • Kunjungilah Pementasan dan pagelaran Teater di Sekolah Anda!!!
  • Berhentilah Merokok Kalau ingin sehat
  • Budayakan Menabung Sedini Mungkin
  • Sayangilah hutan kita
  • Lingkungan Asri Lingkungan Berseri
  • Budaya Antre Adalah Cermin Diri
Contoh Slogan :
  • Kebersihan Sebagian dari iman
  • Mencegah lebih baik dari pada mengobati
  • Maju terus pantang mundur
  • Disiplin di jalan cermin pribadi
  • Sekali Merdeka, tetap merdeka
  • Sekali di udara tetap di udara

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Membaca Memindai Buku Telepon


Membaca Memindai Buku Telepon
          Dengan membaca kita dapat memperoleh berbagai informasi. Membaca memiliki jenis bermacam-macam, salah satunya adalah membaca memindai ( scanning ). Scanning atau membaca memindai berarti mencari informasi spesifik secara cepat dan akurat. Memindai artinya terbang di atas halaman-halaman buku. Membaca dengan teknik memindai artinya menyapu halaman buku untuk menemukan sesuatu yangdiperlukan.
          Teknik membaca memindai ( scanning ) adalah teknik menemukan informasi dari bacaan secara tepat, dengan cara menyapu halaman demi halaman secara merata, kemudian ketika sampai pada bagaian yang dibutuhkan, gerakan mata berhenti. Mata bergerak cepat, meloncat-loncat, dan tidak melihat kata demi kata. Dalam kehidupan sehari-hari scanning di gunakan, antara lain untuk : mencari nomor telepon, mencari kata pada kamus, mencari entri pada indeks, mencari angka-angka statistik, melihat acara siaran tv, melihat daftar perjalanan, mencari makna kata dalam kamus/ensiklopedi, dan menemukan informasi tertentu yang terdapat dalam daftar.
          Buku telepon adalah buku yang memuat daftar nomor telepon, baik nomor telepon kantor, rumah, maupun tempat-tempat umum penting lainnya, dan yang di susun berdasarkan alamat dan kode wilayah.
          Daftar buku telepon yang di susun begitu banyak dan di tulis dengan huruf berukuran kecil, membutuhkan pengamatan jeli dan teliti. Cara membaca memindai buku telepon cukup dengan sekali melihat hal – hal pokoknya. Seperti pada kode area dan wilayah, nama, serta alamatnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Menulis Surat Dinas


Menulis Surat Dinas
          Surat merupakan sarana komunikasi tertulis. Surat dipandang sebagai alat komunikasi tulis yang paling efisien, efektif, ekonomis, dan praktis dibandingkan dengan komunikasi lisan. Surat ada yang bersifat resmi dan tidak resmi. Salah satu bentuk resmi adalah surat dinas. Surat dinas adalah surat yang dikirimkan oleh seseorang kepada instansi atau dari instansi kepada seorang. Bentuk, isi, dan bahasa dalam surat dinas terikat oleh ketentuan baku. Contoh surat dinas adalah surat pemberian tugas, pemberitahuan, permohonan, perintah, peringatan, panggilan, perjanjian, dan laporan. Berikut ini merupakan bagian – bagian dari surat dinas :
1.Kepala surat / kop.
2.Tanggal surat.
3.Nomor surat.
4.Lampiran.
5.Perihal surat.
6.Alamat yang dituju.
7.Salam pembuka.
8.Paragraf penbuka / pembuka surat.
9.Isi surat.
10.Paragraf penutup.
11. Salam penutup.
12.Tandan tangan, nama terang, dan jabatan.
13.Tembusan bila perlu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Wawancara


Wawancara
A.    Berwawancara dengan Narasumber
Wawancara adalah tanya – jawab dengan seseorang untuk mendapatkan keterangan atau pendapatnya tentang suatu hal atau masalah. Seseorang yang disebut sebagai narasumber adalah orang yang berkaitan langsung dengan hal – hal yang dijadikan sebagai bahan wawancara.
          Dalam menyusun pertanyaan wawancara perlu memperhatikan hal – hal sebagai berikut :
1.Pertanyaan yang disusun untuk memperoleh informasi dan sesuai tujuan wawancara.
2.Pertanyaan jangan terlalu panjang.
3.Kalimat pertanyaan disusun singkat dan jelas.
Agar dapat berwawancara dengan baik, langkah – langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut :
1.Menentukan topik wawancara.
2.Memilih dan menghubungi narasumber.
3.Membuat daftar pertanyaan.
4.Melakukan wawancara.
5.Mengolah hasil wawancara.
6.Membuat laporan hasil wawancara.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Membaca Denah


Membaca Denah
Denah telah lama digunakan manusia sebelum mengenal peta. Denah hampir sama dengan peta hanya penggambarannya saja yang berbeda. Denah adalah gambar yang menunjukkan letak kota,jalan,dan sebagainya. Membaca denah mempunyai langkah-langkah sebagai berikut :
1.Baca judulnya. Judul akan memberi kamu tentang informasi yang akan disampaikan.
2.Lihat dan baca semua informasi atau keterangan yang ada. Hal itu merupakan kunci penjelasan tentang denah.
3.Baca denah secara menyeluruh.

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Post Icon

    Menyampaikan laporan secara lisan dengan baik dan benar

    Menyampaikan laporan berarti menyajikan suatu data sebagai bukti pertanggung jawaban. Laporan yang kita buat termasuk ke dalam wacana teknis. Oleh karena itu bahasa yang digunakan adalah bahasa yang baku.
    Hal-hal yang dilaporkan adalah:

    1. Nama kegiatan/peristiwa
    2. Pendahuluan
    3. Tujuan kegiatan
    4. Siapa pelaksanaannya
    5. Kapan terjadinya
    6. Dinama kejadian tersebut

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Post Icon

    Menullis Laporan Perjalanan

    Pengamatan adalah pengawasan atau peninjauan secara cermat terhadap suatu kegiatan atau penelitian. Dalam menulis laporan pengamatan haruslah lengkap, urut, sistematis, singkat, dan jelas, dan dapat dibuktikan kebenarannya. Laporan yang baik mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

    1. Menarik dan enak unutk dibaca orang lain
    2. Dilengkapi dengan data-data yang akurat
    3. Menggunakan bahasa yang baku

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Post Icon

    CARA MENGANALISIS ISI LAPORAN


    Menganalisisi laporan adalah suatu kajian atau penelitian suatu laporan.Penelitan laporan dalam hal ini dapat meliputi kegiatan :
    • Memahami isi laporan secara bentuk,isi,maupun kebahasaanl.
    • Mengurangi secara detail atau rinci isi laporan.
    • Memberikan suatu pandangan atau pendapat terhadap laporan berdasarkan suatu teori atau definisi (referensial)

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Post Icon

    TATA CARA BERTELEPON


    1. Ucapkan salam pembuka seperti halo, assalamualaikum, selamat siang dan yang semacam itu.
    2. Sebutkan nama dan tujuan kita menelepon, misalnya Halo, selamat pagi, saya Roni. Bisa bicara dengan Feri?
    3. Dalam melakukan pembicaraan, lakukan dengan menggunakan kata-kata hemat, tetapi jelass dan mudah dipahami.
    4. Gunakan kata-kata dan bahasa yang santun, apalagi jika yang dituju adalah orang yang lebih tua.
    5. Akhiri pembicaraan dengan ucapan terima kasih. Boleh juga ditambah dengan salam, seperti assalamualaikum, selamat sore, dan semacam itu.

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Post Icon

    Reduplikasi


    Reduplikasi
    Reduplikasi adalah pengulangan kata / unsur kata.
    Macam-macam Reduplikasi :
    1. K.U. Murni / seluruhnya (Dwi Lingga)
        Contoh:
        1. Kaca-kaca = adik bermain kaca-kaca
        2. Pohon-pohon = pohon-pohon itu roboh

    2. K.U. Sebagian (Dwi Purwa)
        Contoh:
        1. Tertawa-tawa = banyak orang tertawa-tawa sendiri
        2. Terbahak-bahak = orang itu tertawa terbahak-bahak

    3. K.U. Berimbuhan
        Contoh :
        1. Kemerah-merahan = wajah orang itu kemerah-merahan
        2. Mobil-mobilan = adik sedang bermain mobil-mobilan

    4. K.U. Berubah bunyi (Dwi Lingga salin suara)
    Contoh:
    1. Lauk-pauk = adik tidak akan makan kalau tanpa lauk-pauk
    2. Sayur-mayur = ibu sedang membeli sayur-mayur 

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Post Icon

    Ciri – ciri kalimat Pasif dan Aktif

    Ciri – ciri kalimat pasif:
    • Perdikatnya di awali dengan imbuhan di dan ter
    • Subyeknya di kenai pekerjaan
    • Objeknya melakukan pekerjaan

     Ciri – ciri kalimat aktif:
    • Kalimatnya melakukan pekerjaan / perbuatan
    • Predikatnya di awali dengan imbuhan me dan ber
    • Objeknya dikenai pekerjaan
    • Mengunakan kata kerja “AUS” 

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Post Icon

    Pengertian Laporan

    PENGERTIAN LAPORAN


    Laporan adalah karangan yang berisikan peristiwa atau kegiatan yang telah di lakukan. Laporan dapat berupa laporan perjalanan, laporan kegiatan, atau laporan pengamatan .dalam  menulis laporan pengamatan haruslah lengkap,urut,sistematis,singkat dan jelas,dan dapat dibuktikan kebenaranya.Laporan perjalanan biasanya di sajikan secara deskriptif.

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Post Icon

    Macam-macam Karangan


    Macam-macam karangan:
    1. Narasi adalah karangan yang berbentuk cerita
    2. Diskripsi adalah karangan yang melukiskan sesuatu (orang, tempat, benda) dengan panca indra
    3. Argumentasi adalah karangan yang berbentuk pendapat
    4. Pesuasi adalah karangan yang berbentuk pendapat disertai bukti dan alasan yang akurat dengan tujuan untuk meyakinkan pembaca
    5. Eksposisi adalah karangan yang berbentuk paparan

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Post Icon

    KATA DAN KALIMAT

    1. Kata adalah bentuk bahasa paling kecil yang mempunyai arti. Kata menurut bentuknya dapat dibedakan menjadi kata dasar dan kata turunan.
    2. Kata dasar adalah kata yang belum mengalami perubahan bentuk sebagai akibat proses morfologi. Contoh: jalan, diam, batu, sepatu.
    3. Kata turunan adalah kata yang telah berubah bentuk dari bentuk dasarnya karena proses morfologi. Kata turunan dibedakan menjadi 3 macam: kata berimbuhan, kata ulang, kata majemuk
    4. Kata berimbuhan adalah bentuk dasar yang telah mendapat imbuhan (afiks) 

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Post Icon

    CIRI-CIRI PANTUN DAN SYAIR

    Ciri-ciri pantun:

    1. Terdiri dari 4 baris
    2. Jumlah kata tiap baris 8-12 suku kata
    3. Baris pertama dan kedua disebut sampiran
    4. Baris ketiga dan empat disebut isi
    5. Bersajak a-b-a-b

    Ciri-ciri syair:
    1. Terdiri atas 4 baris tiap bait
    2. Setiap bait memberi arti sebagai satu kesatuan
    3. Tiap baris terdiri dari 4 kata (8-16) suku kata
    4. Bersajak aa-aa
    5. berirama 2-2 (--/--)
    6. Jumlah suku kata tiap baris 8-12 suku kata
    7. Isi syair berupa nasihat, petuah, dongeng/cerita 

    Perbedaannya:
    1. Suku kata syair lebih banyak daripada suku kata pantun
    2. Sajak pantun selalu silang sedangkan sajak syair selalu sama

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Post Icon

    UNSUR INSTRINSIK DAN UNSUR EKSTRINSIK

    Unsur Instrinsik
    1. Tokoh
    2. Penokohan
    3. Latar
    4. Karakterisik
    5. Tema cerita
    6. Pencipta citra tokoh
    7. Tokoh
    8. Alur
    9. Sudut pandang
    10. Gaya bahasa
    Unsur Ekstrinsik
    1. Latar belakang kehidupan penulis
    2. Keyakinan dan pandangan hidup penulis
    3. Adat istiadat yang berlaku pada saat itu
    4. Situasi politik
    5. Ekonomi
    BIOGRAF          :   Penulis menceritakan suatu riwayat seseorang
    BIBLIOGRAF    :   Riwayat singkat seseorang
    EKSTINSIK       :   Unsur-unsur yang ada di luar cerita
    INSTRINSIK      :   Unsur- unsur yantg ada di dalam cerita

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Post Icon

    ASPEK KETRAMPILAN BERBAHASA

    Aspek Keterampilan Bahasa  
    1. Mendengarkan  /Menyimak 
    2. Berbicara
    3. Membaca
    4. Menulis

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Post Icon

    MACAM-MACAM MAJAS

    MACAM-MACAM MAJAS

    1. Majas Perbandingan
        a. Personifikasi: majas yang membandingkan benda mati seolah-olah hidup.
            Contoh: - Padi merunduk memberi hormat petani
                         - Kereta api meraung-raung dimalam hari
        b. Metafora: majas yang didalamnya terdapat ungkapan
            Contoh: Dari Surabaya ayah membawa buah tangan
        c. Asosiasi: majas yang didalamnya terdapat kata seperti bagai, bagaikan, baik, ibarat, laksana
            Contoh: Laksana kayu dimakan api
        d. Sarkasme: majas yang didalamnya mengandung kata-kata kasar.
            Contoh: Dasar "anjing" pergi dari sana
        e. Alegori: majas yang didalamnya berbentuk cerita.
            Contoh: Dongeng gajah dengan semut, yang kuat belum tentu menang

    2. Majas Pertentangan
        a. Hiperbola: majas yang melebih-lebihkan dari keadaan sebenarnya.
            Contoh: - Pecah kepalaku mengerjakan soal matematika ini
                         - Lepas bola mataku melihat uang sebanyak ini
        b. Litotes: majas yang merendahkan diri.
            Contoh: - Silahkan mampir ke gubuk jelekku ini
                         - Setetes darah sangat kubutuhkan saat ini
        c. Ironi: majas yang mengungkapkan diri kebalikan dari keadaan sebenarnya.
            Contoh: Aduh harum sekali baumu, sudah berapa hari kamu tidak mandi
        d. Antitasi: majas yang mempergunakan paduan kata yang berlawanan kata.
            Contoh: tua-muda, besar-kecil ada dalam keramaian itu


    3. Majas Pertautan
        a. Metonimia: majas yang menyebutkan nama sesuatu dengan nama lain berdasarkan ciri berikutnya.
            Contoh: - Dia datang naik kijang
                         - Tolong, ayah belikan gudang garam
        b. Alusio: majas yang melukiskan sesuatu dengan ungkapan/peribahasa.
            Contoh: - Jangan kura-kura dalam perahu, ah!
                         - Kelihatannya usahamu jauh penggang dari api
        c. Eufemisme: majas yang menggantikan kata-kata kesan dengan ungkapan halus.
            Contoh: - Kakeknya baru saja dipanggil oleh Yang Maha Kuasa (meninggal)
                         - Banyak pegawai yang dirumahkan dalam jangka panjang (PHK)
        d. 1) Sinekdok Pars Pro Toto: majas yang menyatakan sebagian untuk menyatakan keseluruhan. 
                 Contoh: - Untuk pesta pekan depan, dia membeli 3 ekor lembu
                              - Sudah 2 hari ia tak tampak batang hidungnya
             2) Sinekdok Totem Pro Parte: majas yang menyatakan keseluruhan untuk menyatakan sebagian.
                  Contoh: - Untuk yang tinggal di jalan Mangga, ku ucapkan salam sayang
                               - SMPN 1 Yosowilangun, menjadi juara Lomba renang se Kabupaten Lumajang

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Post Icon

    MEMAHAMI UNSUR CERITA/DONGENG

    A. Memahami unsur-unsur cerita/dongeng
         Dalam sebuah cerita baik novel, cerpen, maupun dongeng selalu terdapat unsur-unsur penyusunnya. Kali ini, kamu akan belajar menganalisis dongeng secara lengkap berdasarkan unsur-unsur tersebut.
    1. Tema = Seperti halnya cerita pendek maupun novel, dongeng memiliki cerita. Tema dalam dongeng, umumnya sama seperti tema dalam cerita pendek atau novel. Temanya selalu berkaitan dengan sisi-sisi kehidupan manusia. Baik berkaitan dengan kemanusiaan, kasih sayang, kekuasaan, keagamaan & sebagainya. Tema sebuah dongeng dapat kamu telusuri dari unsur-unsur cerita lainnya, seperti tokoh, alur, latar, amanat, dan unsur lainnya. Oleh karena itu, agar kamu dapat menentukan sebuah tema dongeng cerita atau novel kamu harus membaca terlebih dahulu ceritanya.
    2. Tokoh dan watak tokoh = Dongeng memiliki tokoh dengen watak yang sangat beragam tokoh berserta watak digambarkan dengan teknik antara lain:
    • Teknik Analitik dan
    • Teknik Dramatik

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Post Icon

    KLITIKA DAN IMBUHAN

    KLITIKA DAN IMBUHAN

    1. Kata adalah bentuk bahasa paling kecil yang mempunyai arti.
        Kata menurut bentuknya dapat dibedakan menjadi kata dasar dan kata turunan
    2. Kata Dasar adalah kata yang belum mengalami perubahan bentuk sebagai akibat proses morfologi.
        contoh: jalan, diam, batu, sepatu, dsb.
    3. Kata Turunan adalah kata yang telah berubah bentuk dari bentuk dasarnya karena proses morfologi.
        Kata Turunan dibedakan menjadi 3 macam:
        a. Kata Berimbuhan
        b. Kata Ulang
        c. Kata Majemuk
    4. Kata Berimbuhan adalah bentuk dasar yang telah mendapat imbuhan (afiks).
        Macam-macam imbuhan (afiks):
        a. Prefiks (awalan) ialah imbuhan yang letaknya didepan kata.
            Contoh: me-, ber-, pe-, dsb.
        b. Infiks (sisipan) ialah imbuhan yang letaknya ditengah kata dasar.
            Infiks dalam bahasa indonesia hanya ada 3 yaitu: -el-, -em-, -er-
        c. Sufiks (akhiran) ialah imbuhan yang letaknya di akhir kata dasar.
            Contoh: -man, -kan, -if, -nya, dsb.
        d. Konfiks (imbuhan gabungan) ialah awalan & akhiran yang sekaligus membentuk kata berimbuhan.
            Contoh: ke-an, per-an, pe-an, ber-an
    5. Proklitik & Enklitik adalah bentuk ringkas kata ganti orang.
        Contoh: - ku berasal dari kata aku
                     - mu berasal dari kata kamu
                     - nya berasal dari kata dia
                     - kau berasal dari kata engkau
    6. Pokok kata adalah bentuk linguinstik yang tidak bisa berdiri sendiri dalam tuturan biasa.
        Contoh: juang, tawa
    7. Kata kerja reflektif ialah kata kerja yang obyeknya diri sendiri.
        Contoh: berhias, berbaju, bersepatu, dsb.
    8. Kata Resiprok ialah kata kerja bermakna berbalasan.
        Contoh: berpandang, berpelukan, bersalaman, dsb.
    9. Kalimat inti adalah kalimat yang terdiri dari 2 kata, kata yang pertama sebagai subyek , kata yang kedua sebagai predikat.
        Contoh: ayah membaca, kakak dokter
    10. Kalimat Elips adalah kalimat yang hanya memiliki satu jabatan fungsional saja.
          Contoh: Pergi!, ibu, kemarin
    11. Kalimat Inversi adalah kalimat yang predikatnya mendahului subyek.
          Contoh: menangislah dia =P-S
    12. Kalimat Verbal adalah kalimat yang predikatnya berjenis kata kerja.
          Contoh: matahari menyinari bumi = S-P-O
    13. Kalimat Nominal adalah kalimat yang predikatnya berjenis kata, bukan kata kerja.

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS

    IP